Ingin performa VPS tapi tidak mau menghafal perintah Nginx? aaPanel memberi tampilan mirip cPanel di atas VPS-mu — gratis. Panduan ini memakai VPS Starter (1 vCPU, 2 GB RAM, 40 GB NVMe) dengan Ubuntu 24.04.
1. Siapkan VPS
Order VPS WordPress paket Starter. Saat memilih OS, ada dua jalan:
- Template Ubuntu + aaPanel → langsung lompat ke langkah 3.
- Ubuntu 24.04 polos → ikuti langkah 2.
Sebelum lanjut, selesaikan pengamanan dasar minimal langkah 1 (update).
2. Pasang aaPanel
Login SSH sebagai root, lalu jalankan skrip resmi aaPanel:
curl -sSO https://www.aapanel.com/script/install_7.0_en.sh && bash install_7.0_en.sh aapanel
Tunggu 2–3 menit. Di akhir tampil URL panel, username, dan password — simpan. Buka URL tersebut di browser (port panel biasanya 7800 dengan path acak; pastikan port itu dibuka di firewall/ufw dan di panel VPSHosting.ID bila memakai port forwarding).
3. Pasang LNMP
Saat pertama login, aaPanel menawarkan paket LNMP: pilih Nginx terbaru, MySQL 8 / MariaDB 10.11, PHP 8.3, dan phpMyAdmin. Klik One-click. Instalasi memakan 5–10 menit (jauh lebih cepat berkat NVMe).
4. Arahkan domain
Di pengelola DNS domainmu, buat record:
A @ IP-VPS
A www IP-VPS
Memakai Cloudflare? Aktifkan proxy (awan oranye) setelah SSL terpasang, agar IP asli tersembunyi. Catatan untuk VPS NAT: pakai IP publik + port forwarding 80/443 yang tampil di panel VPSHosting.ID, atau tambahkan IP dedicated.
5. Buat website dan SSL
Di aaPanel: Website → Add site.
- Domain:
domainmu.comdanwww.domainmu.com - Database: MySQL, catat nama DB, user, dan password
- PHP version: 8.3
Klik Submit. Lalu buka site → tab SSL → Let’s Encrypt → centang domain → Apply. Aktifkan Force HTTPS.
6. Instal WordPress
Cara termudah: aaPanel → App Store → Deployment → WordPress → One-click deploy, pilih domain dan database tadi. Alternatif manual:
cd /www/wwwroot/domainmu.com
wget https://wordpress.org/latest.tar.gz && tar xzf latest.tar.gz
mv wordpress/* . && rm -rf wordpress latest.tar.gz
chown -R www:www .
Buka https://domainmu.com, isi nama database, user, dan password dari langkah 5, lalu buat akun admin. Selesai.
Optimasi 5 menit
- OPcache sudah aktif di PHP 8.3 aaPanel; cek di PHP settings.
- Pasang plugin Nginx Helper atau aktifkan FastCGI cache di aaPanel untuk TTFB rendah.
- Pasang Redis dari App Store + plugin Redis Object Cache bila memakai WooCommerce.
- Batasi upload gambar ≤ 300 KB atau pakai plugin kompresi.
- Buat snapshot di panel VPSHosting.ID sebelum memasang plugin besar.
Kapan sebaiknya memakai hosting saja?
Bila kamu hanya butuh satu website dan tidak ingin mengurus pembaruan panel, hosting WordPress cPanel mulai Rp9.900/bulan lebih sederhana. VPS unggul saat situs ramai, banyak domain, atau butuh konfigurasi khusus.