Semua server normal · Data center Jakarta Bayar 12 bulan hemat 15% · aktif ±5 menit Support 08.00–22.00 WIB Panduan
Panduan · 6 menit baca

Apa Itu Hosting dan Domain? Bedanya Apa dan Mana yang Dibeli Dulu

Hosting adalah tempat file website disimpan, domain adalah alamatnya. Penjelasan sederhana perbedaannya, jenis hosting, harga, dan urutan membeli untuk pemula.

.com.id.my.id.co.id
Diperbarui7 November 2026

Setiap website butuh dua hal: domain dan hosting. Keduanya sering dibeli bersamaan sehingga banyak yang mengira itu satu produk — padahal fungsinya berbeda.

Domain = alamat

Domain adalah nama yang diketik orang di browser, misalnya vpshosting.id atau tokokue.my.id. Domain disewa per tahun dari registrar dan diperpanjang setiap tahun agar tetap milikmu.

Bagian akhir domain disebut TLD (.com, .id, .co.id, .my.id). Perbedaannya hanya harga, syarat, dan kesan: .com paling umum, .id/.co.id menunjukkan Indonesia (.co.id butuh dokumen usaha), .my.id paling murah untuk pribadi, .sch.id khusus sekolah.

Hosting = rumah

Hosting adalah server tempat file website (HTML, gambar, WordPress, database) disimpan dan disajikan ke pengunjung 24 jam. Saat orang membuka domainmu, browser mencari tahu alamat server hosting (lewat DNS), lalu mengambil halaman dari sana.

Jenis hosting dari yang paling mudah ke paling fleksibel:

Jenis Siapa yang mengelola server Cocok untuk Mulai
Web hosting cPanel Penyedia Website, blog, toko online kecil Rp9.900/bulan
Cloud hosting Penyedia (resource khusus) Website ramai tanpa kelola server Rp79.000/bulan
Hosting developer Penyedia Aplikasi Node.js/Python/PHP Rp24.900/bulan
VPS Kamu (root) Aplikasi apa pun, bot, Docker Rp10.000/bulan

Bedanya dalam satu kalimat

Domain adalah alamat rumah; hosting adalah rumahnya. Tanpa domain, orang tidak tahu cara menemukanmu; tanpa hosting, tidak ada yang bisa dikunjungi.

Apakah harus beli di tempat yang sama?

Tidak harus, tapi lebih praktis: DNS langsung terhubung, satu tagihan, satu support. Kalau domain sudah dibeli di tempat lain, cukup ubah nameserver domain ke hosting baru — website tetap bisa dipakai.

Berapa biayanya?

Website pribadi paling hemat: hosting Hemat Rp9.900/bulan (atau Rp101.000/tahun) + domain .my.id Rp25.000/tahun. Untuk bisnis, paket Bisnis tahunan sudah termasuk domain .com gratis tahun pertama — lihat hosting dan domain murah.

Apa itu SSL, email hosting, dan DNS?

  • SSL — sertifikat yang membuat alamat menjadi https:// (gembok). Gratis dan otomatis di semua paket kami.
  • Email hosting — akun email nama@domainmu.com; termasuk di web hosting.
  • DNS — “buku telepon” yang memetakan domain ke server. Diatur otomatis bila hosting dan domain satu akun.

Urutan membeli untuk website pertama

  1. Tentukan nama domain (cek ketersediaan di halaman order).
  2. Pilih paket hosting sesuai kebutuhan (panduan memilih untuk pemula).
  3. Checkout keduanya sekaligus, bayar QRIS.
  4. Instal WordPress dari cPanel (1 klik).
  5. Pilih tema, isi halaman — website online.

Langkah bergambar ada di cara beli hosting.

Alur order ±5 menittanpa verifikasi manual
  1. 1DaftarEmail & kata sandi
  2. 2Pilih paketAtau rakit spek
  3. 3Bayar QRISBank/e-wallet apa saja
  4. 4Aktif±5 menit, otomatis
Bayar di muka — VPS Proharga per bulan
  • 1 bln Rp32.000
  • 3 bln −5% Rp30.400
  • 6 bln −10% Rp28.800
  • 12 bln −15% Rp27.200

12 bulan = Rp326.400, hemat Rp57.600 dibanding bulanan. Berlaku juga saat perpanjangan.

Waktu aktif setelah bayarrata-rata
±5 menit
  • QRISterdeteksi <1 mnt
  • Provisioningotomatis
  • Logindikirim ke email
Terkait

Lanjut baca

Mulai sekarang

Siap online hari ini?
Mulai dari Rp10 ribu.

VPS mulai Rp10.000/bulan, hosting mulai Rp9.900/bulan. Bayar QRIS, aktif otomatis, tanpa kontrak.

Daftar & order sekarang Aktif ±5 menit setelah bayar QRIS